Rumah Kayu di Pasbar Tertimpa Pohon Sawit Disebabkan Angin Kencang

17 Juni 2023, 22:45 WIB
Rumah kayu milik warga di Kampung Sawah, Jorong Tanjung Beruang, Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, tertimpa pohon sawit /Marawatal/Februl Hamdika/

MARAWATALK - Sebuah rumah kayu milik warga di Kampung Sawah, Jorong Tanjung Beruang, Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, tertimpa pohon kelapa sawit.

Pohon itu tumbang akibat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Pasaman Barat sejak pukul 18.00 WIB, Sabtu (17/6/2023).

“Kediaman dari Erwin ini tertimpa pohon sawit pada Sabtu malam, sekira pukul 20.00 WIB. Kondisi rumah usai tertimpa rusak parah,” ucap Relawan PMI Pasaman Barat, Februl Hamdika melaporkan dari lokasi.

Baca Juga: Nopal, Bocah Tiga Tahun yang Hanyut ke Sungai Batang Pasaman Ditemukan Meninggal

Menurutnya kondisi rumah usai tertimpa pohon tersebut mengalami kerusakan hingga 70 persen. Akibat itu keluarga korban terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara nya.

“Rumah warga terbuat dari kayu ini ditimpa pohon sawit dari arah depan. Menurut saya, memang tak layak ditempati lagi, harus dibangun kembali,” terangnya.

Lanjutnya, pasca kejadian rumah tersebut belum dilakukan upaya lebih lanjut, seperti mengevakuasi pohon sawit yang masih diposisi bagian atas rumah.

Baca Juga: Sungai Batang Kulah Meluap, Enam Rumah Warga Terendam Banjir di Sinuruik

“Tidak ada korban jiwa. Malam ini hanya upaya evakuasi warga yang mendiami rumah tersebut. Sedangkan langkah pertolongan lebih lanjut dari pihak terkait, terpantau belum ada,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, H Risnawanto SE, mengingatkan masyarakat daerah itu untuk tidak mengendorkan sikap kewaspadaan dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Imbauan tersebut ia sampaikan di Simpang Ampek, Rabu(31/05), melalui Kepala Markas PMI setempat, Rida Warsa STP.

"Sebagaimana diketahui salah satu potensi kebencanaan itu ada yang dipicu oleh faktor klimatologi seperti cuaca ekstrem kering yang memicu kebakaran dan kekeringan, " sebutnya.

Selain itu, dalam teriknya cuaca bisa saja terjadi badai petir disertai angin kencang secara tiba-tiba hingga hujan lebat dikawasan hulu sungai besar sehingga dapat memicu bencana di kawasan kawasan permukiman warga yang berada di tepi aliran sungai hingga kawasan pesisir pantai.(***)

Editor: Rully Firmansyah

Tags

Terkini

Terpopuler