LIBUR LEBARAN 2024 Objek Wisata Dikelola Pemkab Agam Capai 7.064 Kunjungan, Raup PAD Sebesar Rp 40,1 juta

- 18 April 2024, 17:44 WIB
Tingkat kunjungan objek wisata dikelola Pemkab Agam capai 7.064 wisatawan
Tingkat kunjungan objek wisata dikelola Pemkab Agam capai 7.064 wisatawan /Marawatalk/Ist

MARAWATALK- Disparpora Agam, Sumatera Barat, melansir jumlah kunjungan ke objek wisata dikelola pemerintah setempat, mencapai 7.064 wisatawan di masa libur Lebaran 2024. Dengan capaian tersebut, Pemkab Agam maraup pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 40,1 juta.

Kabid Pengembangan dan Promosi Pariwisata Disparpora Agam, Adek Ariani mengatakan, dari jumlah kunjungan tersebut, Linggai Park masih menjadi primadona wisatawan selama libur lebaran. Objek wisata di Kecamatan Tanjung Raya itu, mencapai 5.785 kunjungan.

Baca Juga: LEBARAN 2024 Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Tembus Angka Rp369,8 Triliun, Ada Catatan Negatif?

"Selain Linggai Park, objek wisata yang berada di Kecamatan Matur yaitu Ambun Tanai, dikunjungi sebanyak 680 wisatwan. Bandar Mutiara di Tanjung Mutiara 339 kunjungan dan Sajuta Janjang 260 kunjungan," ungkap Adek Ariani, Kamis 18 April 2024.

Adek mengatakan, dengan capaian kunjungan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Agam meraup PAD sebesar Rp 40.173.000 dari sejumlah retribusi diantaranya, karcis masuk objek wisata dan biaya parkir.

Baca Juga: ONE WAY di Agam Berdampak Positif bagi Pelaku UMKM Malalak, Aktifitas Ekonomi Warga Meningkat

"Tentunya, ini secara langsung juga dapat memacu aktivitas ekonomi masyarakat, mengingat peningkatan dalam jumlah kunjungan ke destinasi wisata dari hari biasa," katanya.

Baca Juga: PARIAMAN BARAYO Berpotensi Padat Kendaraan, Pemko Lakukan Hal Ini!

Tingkat Kunjungan Objek Wisata Dikelola Swasta Meningkat

Meskipun demikian, pihaknya meyakini bahwa jumlah kunjungan ke objek wisata yang dikelola oleh sektor swasta dapat meningkat lebih lanjut.

Adapun untuk objek wisata yang dikelola oleh entitas swasta atau individu, Disparpora masih menunggu data kunjungan yang dikumpulkan oleh pihak pengelola untuk dapat mengevaluasi dampaknya secara lebih lengkap.

Halaman:

Editor: Rully Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah