OPERASI KETUPAT 2024 Resmi Dimulai, Ini Upaya Polri Wujudkan Mudik Asyik Aman dan Nyaman bagi Masyarakat

- 3 April 2024, 16:35 WIB
apolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto itu, saat memimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel mewujudkan arus mudik dan balik Idul Fitri 1445 H, berjalan aman dan nyaman.
apolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto itu, saat memimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel mewujudkan arus mudik dan balik Idul Fitri 1445 H, berjalan aman dan nyaman. /Marawatalk/Humas Polri/

 

MARAWATALK - Operasi Ketupat 2024 secara resmi dimulai yang ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu 3 April 2024.

Kegiatan apel yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto itu, bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel mewujudkan arus mudik dan balik Idul Fitri 1445 H, berjalan aman dan nyaman.

Dikutip dari laman Humas Polri, Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2024 ini sendiri juga terlaksana serentak di wilayah Indonesia. Sebanyak 155 ribu personel gabungan TNI, Polri dan stakeholder terkait lainnya dikerahkan dalam operasi tersebut.

Pada kesempatan itu, Jenderal Sigit menginstruksikan kepada seluruh personel untuk melakukan pengamanan dan memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Dari hasil survei bahwa kurang lebih peningkatan 56 persen dibandingkan arus mudik tahun kemarin. Terjadi pergerakan kurang lebih 199 juta orang, yang tentunya harus kita berikan pelayanan dengan baik. Apakah mereka lalui jalur darat, laut, udara,” kata Sigit di Lapangan Monas Jakarta.

Jenderal Sigit menegaskan, TNI dan Polri serta seluruh lintas sektoral yang terkait terus berupaya dan menyiapkan strategi demi mewujudkan mudik asyik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: OPERASI KETUPAT 2024 Polri Kerahkan 2 Helikpoter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Belajar dari Arus Mudik Lebaran 2023, Ini Strategi Pengamanan Polri pada Operasi Ketupat 2024

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, saat memberikan keterangan terkait fungsi operasi 2 unit helikopter yang akan diterjunkan pada Operasi Ketupat 2024
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, saat memberikan keterangan terkait fungsi operasi 2 unit helikopter yang akan diterjunkan pada Operasi Ketupat 2024

Baca Juga: PATROLI Penerapan Ganjil Genap Tol Jakarta Cikampek Semarang Sudah Disimulasikan, Mampu Atasi Kemacetan?

Menurutnya, upaya yang dilakukan salah satunya adalah melakukan evaluasi terhadap catatan arus mudik tahun 2023, untuk dilakukan perbaikan-perbaikan pada arus mudik-balik tahun ini.

“Beberapa hal menjadi catatan kami, bahwa dari hasil evaluasi yang ada terkait kegiatan operasi ketupat 2023, ada beberapa catatan yang tentunya kita lakukan perbaikan untuk kegiatan operasi ketupat 2024,” ujar Sigit.

Sigit menuturkan, upaya dan strategi selanjutnya adalah melakukan pengecekan langsung di lokasi arus mudik baik via darat, udara dan laut. Hal itu untuk mengetahui secara langsung, apa saja yang harus diperbaiki dan disiapkan demi menyambut arus mudik dan balik Lebaran.

“Hari ini kita akan melaksanakan pengecekan di jalur Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur sampai Bali. Ini semua untuk meyakinkan bahwa persiapan mudik tahun 2024 betul-betul bisa terselenggara dengan aman dan baik. Tentunya kami imbau karena kepadatan yang luar biasa apabila masyarakat bisa melaksanakan mudik lebih awal tentunya akan lebih baik. Karena tentu akan mengurangi potensi kemacetan di jalan,” ulas Sigit.

Untuk potensi kemacetan di jalur darat khususnya jalan tol, Sigit mengungkapkan bahwa, pihaknya bersinergi dengan pihak terkait telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas (lalin), yakni ganjil-genap, Contraflow, One Way. Kebijakan rekayasa lalin ini akan bersifat situasional.

“Disisi lain kami juga melakukan evaluasi agar dijalur arteri juga tidak terlalu terdampak atau tetap berjalan. Dan tentunya ini utamanya saat kita laksanakan kegiatan One Way, sehingga semuanya berjalan dengan baik,” tutur Sigit.

Selain itu, Sigit mengatakan bahwa seluruh pihak terkait juga telah menyiapkan plan kontijensi terkait dengan potensi terjadi perubahan cuaca yang ekstrem. Sehingga apabila jalur mudik terendam banjir, petugas sudah menyiapkan alternatif.

“Dan ini semua, akan kita lakukan evaluasi tiap hari dan kita harapkan ini menjadi bagian upaya untuk memberikan kenyamanan terhadap kegiatan mudik. Ada program-program mudik gratis diselenggarakan kementerian/lembaga terkait dan ini juga kita harapkan bisa bantu kurangi terjadinya kemacetan,” tutup Sigit.***

Dapatkan info PATROLI KETUPAT LEBARAN dan berita terupdate lainnya hanya di padang.pikiran-rakyat.com, sumber informasi Rakyat Minangkabau.

 

Editor: Rully Firmansyah

Sumber: Humas Polri


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah