Nasabah Kaget! Bank Nagari Lubuk Sikaping Diduga Cairkan Dana KUR Tak Sesuai Ketentuan, Terindikasi Fraud?

- 29 Mei 2024, 14:09 WIB
Bangunan Kantor Cabang Bank Nagari di Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatera Barat
Bangunan Kantor Cabang Bank Nagari di Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatera Barat /Marawatalk/istimewa/

 

MARAWATALK - KH salah seorang Nasabah Bank Nagari (Bank Pembangunan Daerah) Cabang Lubuksikaping, Pasaman, Sumatera Barat, merasa sangat dirugikan atas tindakan yang dilakukan pihak bank atas kredit pinjaman yang ia ajukan pada tahun 2022 lalu.

Kenapa tidak, pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ia ajukan sebesar Rp200 juta ternyata dicairkan lebih dari nominal pengajuan pinjaman tanpa ia ketahui, yakni hingga mencapai Rp500 juta.

"Sebagai Orang kampung yang mungkin dianggap bodoh, saya merasa dipermainkan pihak Bank Nagari Lubuk Sikaping karena saya hanya mengajukan pinjaman Rp.200 juta dengan jaminan dua sertifikat rumah, tapi ternyata Bank Nagari mencairkan pinjaman saya Rp.500 juta dan diberikan kepada pihak lain tanpa sepengatuan saya," ungkapnya, saat dikonfirmasi Rabu 29 Mei 2024.

Lebih lanjut ia menceritakan, awal kejadian itu bermula saat KH berniat untuk mengajukan pinjaman lalu seorang temannya berinisial RS mengaku memiliki kenalan di Lubuk Sikaping berinisial IRZ yang bisa membantunya di Bank Nagari untuk mengajukan pinjaman dengan cepat dan mudah.

"IRZ inilah yang membantu saya mengajukan pinjaman dengan jaminan dua sertifikat tanah, kesepakatan peminjaman bisa sebesar Rp200 juta tapi IRZ meminta untuk ikut memakai uang itu sebesar Rp100 juta," sebut KH.

KH menjelaskan, setelah ia mengikuti prosedur peminjaman ia merasa langkah yang dilakukannya berdasarkan petunjuk oknum petugas Bank Nagari itu tidak seperti proses pengajuan pinjaman seperti biasanya.

Menurutnya, sekalipun tidak pernah pihak Bank Nagari turun untuk melakukan survey dalam proses pengajuan pinjaman, ia hanya meminta agar KH mengambil foto dokumentasi rumah dan koordinat lokasi, sedangkan untuk usaha saya diminta untuk memvidiokan usaha sapi yang ada di dekat tempatnya.

Dalam proses akad perjanjian kredit, KH juga menjelaskan bahwa pihak Bank Nagari tidak pernah menjelaskan berapa nominal pinjaman yang di disetujui oleh pihak Bank dan apa yang menjadi hak dan kewajibannya selaku peminjam.

Halaman:

Editor: Rully Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah